Pages

Subscribe:

Selasa, 13 Maret 2012

Pengetahuan Alam


1. Danau

Danau adalah ceruk atau cekungan pada permukaan bumi yang berisi air. Danau yang luas kadang kala dinamakan laut: misalnya Laut Kaspia dan Laut Aral. Ada banyak sekali tipe danau, dan umumnya dikelompokkan menurut asal usulnya. Sejumlah besar danau di dunia terbentuk oleh gletser dan lembaran es. Beberapa danau terbentuk oleh angin atau air hujan, sedang lainnya aleh gerakan bumi atau kegiatan vulkanik.Danau itu sangat berbeda-beda ukuran dan dalamnya, tergantung pada cara terbentuknya.

Danau Toba merupakan 
contoh danau kaldera
Laut Galilea merupakan contoh 
danau bendungan lava
Danau Tofutsu (Jepang) adalah
danau delta
Danau kawah di Oregon
merupakan contoh danau kawah
Danau yang disebabkan oleh kegiatan vulkanik
  • Danau kaldera terbentuk bila di dalam kaldera atau bagian tengah gunung berapi yang runtuh terkumpul air. Danau ini umumnya bulat dan dalam. Danau Toba di Sumatera adalah suatu danau kaldera.
  • Danau kawah terbentuk bila dalam kawah, atau lubang bulat mirip corong di puncak gunung berapi terkumpul air. Contohnya ialah danau kawah di Oregon ( Amerika Serikat ).
  • Danau bendungan lava terbentuk bila aliran lava gunung berapi menyumbat lembah sungai dan menyebabkan terbentuknya danau. Contohnya adalah Laut Galilea di Timur Tengah.
Danau yang disebabkan oleh pengikisan
  • Danau gletser terbentuk bila gletser dan lembaran es mengeruk permukaan bumi dan membentuk ceruk. Kemudian ceruk ini terisi air dan membentuk danau. Contohnya ialah Danau Leman (Swiss dan Perancis).
  • Danau Lekukan gurun terbentuk di daerah kering tempat angin menghasilkan lekukan. Bila dasar lekuk tersebut mencapai muka air tanah, maka terbentuklah sebuah danau. Contohnya ialah oase gurun di seluruh dunia.
Danau yang dihasilkan oleh sungai dan laut
  • Danau tapal kuda dihasilkan bila sungai yang berkelok-kelok melintasi daratan mengambil jalan pintas dan meninggalkan potongan-potongan yang akhirnya membentuk danau tapal kuda.
  • Danau delta terbentuk di sepanjang pantai yang arus pantainya mengendapkan pasir dan membentuk gosong pasir. Akhirnya, gosong pasir itu sama sekali memisahkan sebagian kecil laut, dan dengan demikian membentuk laguna. Delta-delta terbesar di dunia mempunyai danau delta atau laguna.
Danau yang dihasilkan oleh gerakan bumi
Danau sesar terjadi jika persesaran di kerak bumi, maka terbentuklah lekukan atau lembah retak yang kemudian dapat menjadi danau. Contonya ialah Danau Malawi di Lembah Retakan Afrika Timur. 
 2.Batu
Menurut asal usulnya batu-batuan dapat dibagi ke dalam tiga kelompok utama, batuan beku, batuan sedimen dan batuan malihan. Bakuan beku terbentuk oleh lava yang mencapai permukaan selama letusan gunung berapi lalu menjadi dingin. Batuan sedimen berunsurkan butir-butir batu dari batuan yang sudah ada, kemudian diangkut dan diendapkan oleh angin, sungai, gletser atau es, dan unsur samudra. Batuan malihan berasal dari batuan beku atau batuan sedimen yang berubah susunan dan rupanya akibat tekanan dan bahang.
Pemakaian batuan pada dasarnya tergantung pada kekhususannya. Batuan yang agak keras atau tahan seperti granitdan batu sabak, merupakan bahan bangunan yang baik, maka batuan ini dipakai untuk bangunan. Pualam, suatu batuan keras, mengkilat dan berpola-pola, penggunannya bermaca-macam, baik untuk bangunan maupun hiasan. Batu gamping dan tanah liat merupakan bahan baku pembuatan semen.
Basal
Granit
Andesit
Batu Apung
Sekis grafit
Genes
Sekis klorit
Batu sabak
Mineral adalah unsur an organik pembentuk batu-batuan. Ada berbagai jenis mineral, pembedanya berdasarkan kilap, kekerasan, warna, warna gores, ira (belahan), pecahan, dan berat jenisnya. Sebagian besar batuan mengandung dua atau tiga mineral, tetapi beberapa hanya mengandung beberapa macam saja.
Nama dan sifat kelompok batuan ditentukan oleh kandungan dan proposi mineralnya. Karena setiap kelompok mineral berkaitan dengan jenis khusus batuan, maka sifat ini sangat memudahkan ahli geologi dalam mengenali batuan.
 3.Laut
Model relief dasar laut
Seperti sungai, laut pun mengikis dan mengauskan permukaan bumi  dengan aliran dan kekuatan gelombang. Gelombang mengangkut bahan kikisan, mengendapkan muatannya di dasar laut yang membentuk strata sedimen.
Ada banyak jenis pantai: curam, berpasir, landai dan berkarang. Ciri pantai dapat disebabkan oleh gabungan beberapa faktor sebagai berikut : ulah gelombang, kelandaian pantai, sifat batuan pantai, perubahan ketinggian permukaan tanah dan laut, kegiatan vulkanik, dan pembentukan koral.
Seperti permukaan daratan dasar laut pun mempunyai relief, misalnya paparan benua, lereng benua, punggung dan plato samudra, dan palung samudra. Oseanografi ialah ilmu yang mempelajari semua gejala yang berhubungan dengan lautan. Penelitian oseanografi juga menggunakan kapal yang dilengkapi dengan peralatan seperti peranti sonar pengukur gema. Suara dipancarkan ke dasar lautuntuk menentukan kedalamannya, dan dan kedalaman ini tercatat bila suara itu terpantulkan. Batuan dasar laut juga dikumpulkan, kemudian diperiksa oleh para ahli geologi. Dasar laut mengandung kekayaan sumber alam yang berharga bagi manusia, seperti batu bara dan minyak bumi. 
4. Tanah

Lapisan-lapisan pada tanah
Penghancuran batuan tahan menjadi 
tanah mulai dari atas.
Tanah terdiri dari pasir dan tanah liat. Aslinya berupa batuan yang telah terpecah-pecahmenjadi kepingan sangat kecil, mulai dari kerikil dan pasir sampai butir-butir koloid yang halus dan kasat mata. Tanah juga mengandung bahan-bahan hewani dan nabati, baik yang hidup dan yang lapuk, misalnya akar-akaran, bakteri, jamur, cacing dan serangga.
Daratan tempat kita berpijak terdiri dari pasir dan tanah. Baik pasir maupun tanah asalnya dari batuan. Tidak peduli betapa keras dan tahannya, batuan itu akhirnya pecah dan hancur menjadi butiran pasir kecil.
Tanah adalah hasil terakhir pelapukan batuan yang terkena kekuatan alam, seperti misalnya  air mengalir, gelombang, gletser dan angin.
5.Gunung 
Gunung berapi adalah gunung yang terbentuk jika magma dari perut bumi naik ke permukaan. Gunung berapi dapat dikelompokkan menurut itngkat kedahsyatan letusan apakah itu dahsyat ataupun tenang, dan tipe bahan yang dimuntahkan  sewaktu meletus. Di kala meletus, gunung berapi mengeluarkan lava, bom gunung berapi, terak,abu, gunung berapi, gas panag dan uap. Bahan yang disemburkan oleh letusan gunung berapi mempunyai sifat-sifat yang tidak dimiliki batuan lain.
Kecuali gunung berapi, gunung-gunung lainnya atau gunung itu terbentuk pada waktu  terjadi kerak bumi yang dalam dan luas. Gerakan vertikal ( ke atas dan ke bawah) yang terjadi didalam kerak bumi menyebabkan retakan dan sesar. Pengangkatan tanah sepanjang sesar seperti itu menghasilkan pegunungan atau gunung lipat. Dalam waktu yang lama gunung tinggi yang terkena gaya pelapukan dan pengikisan akan susut menjadi bukit dengan lereng landai.
Bentuk gunung berapi
Tinggi gunung di atas permukaan laut
Tinggi gunung dinyatakan dalam meter di atas permukaan laut; misalnya, 2500 m diatas permukaan laut. Puncak gunung dengan ketinggian 3000 m yang terletak di daerah dengan ketinggian 1000 m di atas permukaan laut, bila diukur dari kaki hingga puncaknya, sebenarnya berketinggian 2000 m.
Pegunungan lipat terbentuk bila massa strata sedimen yang besar terlipat oleh tekanan dari dlam kerak bumi. Karena proses pelipatan, lebar strata sedimen menciut, sedangkan tebalnya bertambah. Lipatan strata sedimen yang terlipat keatas disebut lipatan atas atau antiklin. Yang terlipat ke bawah disebut lipatan bawah atau sinklin.
Pegunungan yang dihasilkan oleh pengangkatan kerak bumi, khususnya sepanjang  garis sesar atau garis retakan, dinamakan pegunungan bungkah atau horst.
Pegunungan residu terjadi bila pengunungan yang tinggi dikikis dan diauskan oleh angin dan hujan dalam jangka waktu lama.
Puncak gunung yang baru terbentuk lazimnya licin dan halus. Bila terkikis hujan dan terkena pelapukan angin dalam jangka waktu lama, puncak itu menjadi kasar. Pada usia tua, sebagai akibat pelapukan dan pengikisan itu akhirnya pegunungan itu susut menjadi permukaan yang hampir datar, yang disebut peneplen.
Tahap-tahap gunung
Di sekeliling puncak pegunungan tinggi jarang sekali ada tetumbuhan. Banyak lembah dalam terukir oleh kejam angin dan hujan.
sumber : http://aim-imma.blogspot.com
 

Rabu, 07 Maret 2012

Tekanan pada Zat Padat

Jika sebuah paku dan sebuah kelereng yang bermassa sama kita jatuhkan ke atas plastisin, tahukah kamu mengapa ujung sebuah paku memberikan bekas lubang yang lebih dalam dibandingkan dengan bekas lubang yang diberikan sebutir kelereng pada plastisin jika dijatuhkan dari ketinggian yang sama?
Nah, kali ini kita akan belajar tentang tekanan pada zat padat. Apakah tekanan pada zat padat itu? Bagaimana cara menghitung besarnya tekanan pada zat padat serta apa sajakah yang mempengaruhi besarnya tekanan pada zat padat?
Tekanan adalah besarnya gaya yang bekerja pada benda dibagi dengan luas permukaan bidang di mana gaya itu bekerja.
Secara matematis dapat dituliskan :



P = Tekanan (N/m²)
F = Gaya tekan (N)
A = Luas bidang (m²)
Satuan tekanan dalam Sistem Internasional (SI) adalah N/m², satuan ini juga disebut pascal (Pa).
1 Pa = 1 N/m²


Untuk dapat lebih memahami materi tekanan pada zat padat, perhatikan beberapa contoh soal berikut:
Soal 1 :
Perhatikan gambar berikut!
Jika masing-masing balok mempunyai berat yang sama, yaitu 12 N, balok manakah yang memberikan tekanan lebih besar pada lantai?
Pembahasan :
Balok I



A = 30 cm x 10 cm = 300 cm² = 0,03 m²

P = 400 N/m²
Balok II



A = 20 cm x 10 cm = 200 cm² = 0,02 m²

P = 600 N/m²
Jadi, yang memberikan tekanan lebih besar pada lantai adalah Balok II, yaitu sebesar 600 N/m².
Soal 2 :
Dua buah kubus masing-masing berbahan besi dan kayu berukuran sama mempunyai luas permukaan sebesar 40 cm²  diletakkan di atas lantai. Jika kubus I mempunyai berat  100 N dan kubus II mempunyai berat 80 N. Kubus manakah yang memberikan tekanan lebih besar pada lantai?
Pembahasan :
Luas kubus = 40 cm² = 0,004 m²
Kubus I




P = 25.000 N/m²


Kubus II







P = 20.000 N/m²
Jadi, yang memberikan tekanan lebih besar pada lantai adalah Kubus I yaitu sebesar 25.000 N/m².


Nah, dari contoh soal tersebut dapat kita dapat menarik kesimpulan tentang tekanan pada zat padat sebagai berikut:
1. Semakin kecil luas bidang tekan,  semakin besar tekanan yang dihasilkan.
2. Semakin besar gaya tekan yang diberikan, semakin besar tekanan yang dihasilkan.
Dengan demikian sekarang kalian dapat menjelaskan mengapa ujung sebuah paku memberikan bekas lubang yang lebih dalam dibandingkan dengan bekas lubang yang diberikan sebutir kelereng pada plastisin jika dijatuhkan dari ketinggian yang sama.



Diposkan oleh : Cindy Lestari
Sumber : http://cindy-lestari.blogspot.com/

Cara Belajar yang Baik


Untuk menuju sukses di masa depan, para pelajar berlomba-lomba belajar untuk mendapatkan nilai yang baik di sekolah. Sesuai dengan pepatah “Belajar Merupakan Kunci Keberhasilan”. Belajar adalah memahami, merasakan, mengetahui, mencari, menjelaskan, sehingga dengan belajar orang akan mengetahui segala yang belum diketahui.
Belajar pada umumnya dilakukan pada saat jam pelajaran sekolah. Namun, untuk mendapatkan cara belajar yang efektif, belajar dibutuhkan waktu yang banyak. Tidak di jam sekolah saja, belajar wajib dilakukan saat dirumah. Belajar yang sukses tergantung dengan cara belajar masing-masing orang, setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda. Namun, sebagian orang memiliki cara kerja otak yang sama, sehingga cara belajarnyapun sama. Berikut beberapa tips cara belajar yang baik.
  1. Niatkan dalam diri, berikan motovasi belajar terlebih dahulu. Yakin dan berikan semangat dalam hati. Bahwa, dengan belajar kita dapat mendapatkan nilai yang baik di sekolah.
  2. Mulai belajar dengan membaca terlebih dahulu. Setelah membaca, buat resume dari buku yang Anda baca. Membaca sambil menulis meningkatkan kinerja ingatan pada otak Anda.
  3. Jika ada yang tidak dimengerti, jangan malu untuk bertnya. Dan jangan malu untuk menjawab pertanyaan dari orang lain. Belajar dari pertanyaan orang lain menambah pengetahuan Anda.
  4. Hindari dari perbuatan mencontek. Kerjakan ujian dengan jawaban sendiri. Dengan begitu, Anda akan tahu, sisi mana yang belum diketahui, dan sisi mana yang harus dipelajari.
  5. Belajar yang terlalu serius juga tidak baik untuk otak, beri jenjang waktu belajar dan refreshing. Bisa juga dilakukan dengan belajar kelompok, belajar kelompok menjadi alternative belajar yang efisien. Jika tidak ada yang dimengerti, Anda bisa bertanya langsung kepada teman belajar kelompok Anda.
  6. Buat perencanaan waktu belajar yang baik. Misalnya, jika Anda bersekolah dari jam 7 sampai dengan jam 2 siang, berikan waktu 2 jam pada jam 7 malam sampai dengan jam 9 untuk mengulang pelajaran di sekolah.
  7. Belajarlah dengan tekun, berlatih terus dengan berbagai soal pelajaran di sekolah.
Ke 7 tips diatas tidak akan berarti jika Anda sendiri tidak memiliki motivasi untuk belajar, tingkatkan motivasi belajar Anda, lalu ikuti tips belajar efektif diatas, Barengi belajar dengan doa yang tulus kepada Tuhan, agar diberikan hasil yang maksimal, semoga sukses.

www.dinabeliebers.blogspot.com

Senin, 05 Maret 2012

Asal-Usul Candi Borobudur

Asal Usul Sejarah Borobudur – Candi borobudur merupakan salah satu obyek wisata yang terkenal di Indonesia yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Candi Borobudur didirikan sekitar tahun 800-an Masehi oleh para penganut agama Buddha Wahayana. Dalam sejarah candi borobudur, terdapat berbagai teori yang menjelaskan asal usul nama candi borobudur. Salah satunya menyatakan bahwa nama borobudur kemungkinan berasal dari kata Sambharabhudhara yang artinya “gunung” (bhudara) di mana di lereng-lerengnya terletak teras-teras.
Selain itu terdapat beberapa etimologi rakyat lainnya. Misalkan kata borobudur berasal dari ucapan “para Buddha” yang karena pergeseran bunyi menjadi borobudur. Penjelasan lain ialah bahwa nama ini berasal dari dua kata “bara” dan “beduhur”. Kata bara konon berasal dari kata vihara, sementara ada pula penjelasan lain di mana bara berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya kompleks candi atau biara dan beduhur artinya ialah “tinggi”, atau mengingatkan dalam bahasa Bali yang berarti “di atas”. Jadi maksudnya ialah sebuah biara atau asrama yang berada di tanah tinggi.
Sejarawan J.G. de Casparis dalam disertasinya untuk mendapatkan gelar doktor pada 1950 berpendapat bahwa Borobudur adalah tempat pemujaan. Berdasarkan prasasti Karangtengah dan Kahulunan, Casparis memperkirakan pendiri Borobudur adalah raja Mataram dari wangsa Syailendra bernama Samaratungga, yang melakukan pembangunan sekitar tahun 824 M.
Bangunan raksasa itu baru dapat diselesaikan pada masa putrinya, Ratu Pramudawardhani. Pembangunan Borobudur diperkirakan memakan waktu setengah abad. Dalam prasasti Karangtengah pula disebutkan mengenai penganugerahan tanah sima (tanah bebas pajak) oleh Çr? Kahulunan (Pramudawardhani) untuk memelihara Kam?l?n yang disebut Bh?misambh?ra. Istilah Kam?l?n sendiri berasal dari kata mula yang berarti tempat asal muasal, bangunan suci untuk memuliakan leluhur, kemungkinan leluhur dari wangsa Sailendra. Casparis memperkirakan bahwa Bh?mi Sambh?ra Bhudh?ra dalam bahasa sansekerta yang berarti “Bukit himpunan kebajikan sepuluh tingkatan boddhisattwa”, adalah nama asli Borobudur.
Letak candi ini diatas perbukitan yang terletak di Desa Borobudur, Mungkid, Magelang atau 42 km sebelah laut kota Yogyakarta. Dikelilingi Bukit Manoreh yang membujur dari arah timur ke barat. Sementara di sebelah timur terdapat Gunung Merapi dan Merbau, serta disebelah barat ada Gunumg Sindoro dan Gunung Sumbing.
Dibutuhkan tak kurang dari 2 juta balok batu andesit atau setara dengan 50.000m persegi untuk membangun Candi Borobudur ini. Berat keseluruhan candi mencapai 3,5 juta ton. Seperti umumnya bangunan candi, Bororbudur memiliki 3 bagian bangunan, yaitu kaki, badan dan atas. Bangunan kaki disebut Kamadhatu, yang menceritakan tentang kesadaran yang dipenuhi dengan hawa nafsu dan sifat-sifat kebinatangan. Kemudian Ruphadatu, yang bermakna sebuah tingkatan kesadaran manusia yang masih terikat hawa nafsu, materi dan bentuk. Sedangkan Aruphadatu yang tak lagi terikat hawa nafsu, materi dan bentuk digambarkan dalam bentuk stupa induk yang kosong. Hal ini hanya dapat dicapai dengan keinginan dan kekosongan
Sumber : www.duniabaca.com
post by  : Moch Faiq Yumna Aldiansyah (www.faiqaldiansyah.co.cc)

Daftar Nama Lagu Daerah Indonesia

1.Lagu Ampar-Ampar Pisang berasal dari daerah provinsi Kalimantan Selatan

2.Lagu Anak Kambing Saya berasal dari daerah provinsi NTT

3.Lagu Angin Mamiri berasal dari daerah provinsi Sulawesi Selatan

4.Lagu Anju Ahu berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara

6.Lagu Apuse berasal dari daerah provinsi Papua

7.Lagu Ayam Den Lapeh berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat

8.Lagu Barek Solok berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat

9.Lagu Batanghari berasal dari daerah provinsi Jambi

10.Lagu Bolelebo berasal dari daerah provinsi Nusa Tenggara Barat

11.Lagu Bubuy Bulan berasal dari daerah provinsi Jawa Barat

12.Lagu Bungong Jeumpa berasal dari daerah provinsi NAD

13.Lagu Burung Tantina berasal dari daerah provinsi Maluku

14.Lagu Butet berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara

15.Lagu Cik-Cik Periuk berasal dari daerah provinsi Kalimantan Barat

16.Lagu Cing Cangkeling berasal dari daerah provinsi Jawa Barat

17.Lagu Dago Inang Sarge berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara

18.Lagu Dayung Palinggam berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat

19.Lagu Dek Sangke berasal dari daerah provinsi Sumatra Selatan

20.Lagu Desaku berasal dari daerah provinsi NTT

21.Lagu Esa Mokan berasal dari daerah provinsi Sulawesi Utara

22.Lagu Gambang Suling berasal dari daerah provinsi Jawa Tengah

23.Lagu Gek Kepriye berasal dari daerah provinsi Jawa Tengah

24.Lagu Goro-Gorone berasal dari daerah provinsi Maluku

25.Lagu Gundul Pacul berasal dari daerah provinsi Jawa Tengah

26.Lagu Haleleu Ala De Teang berasal dari daerah provinsi NTB

27.Lagu Fluhatee berasal dari daerah provinsi Maluku

28.Lagu llir-llir berasal dari daerah provinsi Jawa Tengah

29.Lagu Indung-Indung berasal dari daerah provinsi Kalimantan Timur

30.Lagu Injit-Injit Semut berasal dari daerah provinsi Jambi

31.Lagu Jali-Jali berasal dari daerah provinsi DKI Jakarta

32.Lagu Jamuran berasal dari daerah provinsi Jawa Tengah

33.Lagu Kabile-bile berasal dari daerah provinsi Sumatra Selatan


34.Lagu Kalayar berasal dari daerah provinsi Kalimatan Tengah

35.Lagu Kambanglah Bungo berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat

36.Lagu Kampung nan Jauh Di Mato berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat

37.Lagu Ka Parak Tingga berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat

38.Lagu Keraban Sape berasal dari daerah provinsi Jawa Timur

39.Lagu Keroncong Kemayoran berasal dari daerah provinsi DKI Jakarta

40.Lagu Kicir-Kicir berasal dari daerah provinsi DKI Jakarta

41.Lagu Kole-Kole berasal dari daerah provinsi Maluku

42.Lagu Lalan Belek berasal dari daerah provinsi Bengkulu

43.Lagu Lembah Alas berasal dari daerah provinsi NAD

44.Lagu Lipang Lipangdang berasal dari daerah provinsi Lampung

45.Lagu Lisoi berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara

46.Lagu Macep-cepetan berasal dari daerah provinsi Bali

47.Lagu Madedek Magambiri berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara

48.Lagu Malam Baiko berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat

49.Lagu Mande-Mande berasal dari daerah provinsi Maluku

50.Lagu Manuk Dadali berasal dari daerah provinsi Jawa Barat

51.Lagu Ma Rencong berasal dari daerah provinsi Sulawesi Selatan

52.Lagu Mejangeran berasal dari daerah provinsi Baii

53.Lagu Meriam Tomong berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara

54.Lagu Meyong-Meyong berasal dari daerah provinsi Bali

55.Lagu Moree berasal dari daerah provinsi NTB

56.Lagu Na Sonang Dohita Nadua berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara

57.Lagu Ngusak Asik berasal dari daerah provinsi Bali

58.Lagu Nuluya berasal dari daerah provinsi Kalimantan Tengah

59.Lagu 0 Ina Ni Keke berasal dari daerah provinsi Sulawesi Utara

60.Lagu Ole Sioh berasal dari daerah provinsi Maluku

61.Lagu 0 Re Re berasal dari daerah provinsi NTB

62.Lagu Orlen-Orlen berasal dari daerah provinsi NTB

63.Lagu 0 Ulate berasal dari daerah provinsi Maluku

64.Lagu Pai Mura Rame berasal dari daerah provinsi NTB

65.Lagu Pakarena berasal dari daerah provinsi Sulawesi Selatan

67.Lagu Palu Lempong Pupoi berasal dari daerah provinsi Kalimantan Tengah

68.Lagu Panon Hideung berasal dari daerah provinsi Jawa Barat

69.Lagu Paris Barantai berasal dari daerah provinsi Kalimantan Selatan

70.Lagu Peia Tawa-Tawa berasal dari daerah provinsi Sulawesi Tenggara

71.Lagu Pileuleuyan berasal dari daerah provinsi Jawa Barat

72.Lagu Pinang Muda berasal dari daerah provinsi Jambi

73.Lagu Pitik Tukung berasal dari daerah provinsi DI Yogyakarta

74.Lagu Potong Bebek berasal dari daerah provinsi NTT

75.Lagu Putri Ayu berasal dari daerah provinsi Bali

76.Lagu Rambadia berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara

77.Lagu Rang Talu berasal dari daerah provinsi Sumatra Barat

78.Lagu Rasa Sayang-Sayange berasal dari daerah provinsi Maluku

79.Lagu Ratu Anom berasal dari daerah provinsi Bali

80.Lagu Saputanga Bapuncu Ampat berasal dari daerah provinsi Kalimantan
Selatan

81.Lagu Sarinande berasal dari daerah provinsi Maluku

82.Lagu Selendang Mayang berasal dari daerah provinsi Jambi

83.Lagu Sengko-Sengko berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara

84.Lagu Sepakat Segenap berasal dari daerah provinsi DI Aceh

85.Lagu Sinanggar Tulo berasal dari daerah provinsi Sumatera Utara

86.Lagu Sing Sing So berasal dari daerah provinsi Sumatra Utara

87.Lagu Sinom berasal dari daerah provinsi DI Yogyakarta

88.Lagu Sipatokahan berasal dari daerah provinsi Sulawesi Utara

89.Lagu Sitara Tillo berasal dari daerah provinsi Sulawesi Utara

90.Lagu Soleram berasal dari daerah provinsi Riau

91.Lagu Surilang berasal dari daerah provinsi DKI Jakarta

92.Lagu Suwe Ora Jamu berasal dari daerah provinsi DI Yogyakarta

93.Lagu Tahanusangkara berasal dari daerah provinsi Sulawesi Utara

94.Lagu Tanduk Majeng berasal dari daerah provinsi Jawa Timur

95.Lagu Tanase berasal dari daerah provinsi Maluku

96.Lagu Tari Tanggai berasal dari daerah provinsi Sumatra Selatan

97.Lagu Tebe O Nana berasal dari daerah provinsi NTB

98.Lagu Tekate Dipanah berasal dari daerah provinsi DI Yogyakarta

99.Lagu Tokecang berasal dari daerah provinsi Jawa Barat

100.Lagu Tondok Kadindangku berasal dari daerah provinsi Sulawesi Tengah

101.Lagu Tope Gugu berasal dari daerah provinsi SulawesiTengah

102.Lagu Tumpi Wayu berasal dari daerah provinsi KalimantanTengah

103.Lagu Tutu Koda berasal dari daerah provinsi NTB

104.Lagu Yamko Rambe Yamko berasal dari daerah provinsi Papua


diposkan Oleh : Cindy Lestari
Sumber : http://organisasi.org/daftar_nama_lagu_daerah_musik_tradisional_khas_budaya_nasional_kebudayaan_nusantara_indonesi

Sabtu, 03 Maret 2012

Cara & Tips Menulis Puisi Dengan Baik & Benar -Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedang berada di kamar yang sunyi.” Ada pula yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi di mana saja.” Pendapat lain mengatakan “Saya bisa menulis puisi saat hati saya sedang sedih.”

Ungkapan-ungkapan di atas, hanya sebagian kecil saja pendapat orang tentang menulis puisi. Ada berbagai cara yang bisa digunakan untuk mengasah keterampilan menulis puisi dengan baik & Benar.

Puisi dapat ditulis berdasarkan catatan harian. Ikutilah langkah berikut ini jika Anda akan menulis puisi berdasar catatan harian:

1. Baca dan renungkan isi catatan harian yang Anda miliki!
2. Coretlah kata-kata yang tidak penting dan tambahkan katakata yang menurut Anda menarik untuk disertakan!
3. Hapuslah baris-baris yang tidak penting!
4. Atur dan urutkan kembali baris-baris yang sudah Anda pilih!
5. Bacalah kembali hasil akhir baris-baris itu!
6. Suntinglah kembali baris-baris itu sehingga menjadi barisbaris puisi yang menarik!
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Berikut ini adalah contoh bagian dari catatan harian.

hari ini aku tidak ke sekolah karena sedang liburan akhir semester. ku dan keluarga berencana akan pergi ke rumah paman yang terletak di daerah Pasawahan, Sukabumi. ku malas pergi ke sana, tetapi ayah dan ibu memaksaku untuk pergi ke sana. Kata mereka di sana pemandangannya indah sekali. daranya juga sangat sejuk dan menyenangkan. ku jadi ingin membuktikannya.

h, memang benar sekali di Pasawahan sangat menyenangkan. daranya menyegarkan paru-paruku. awa dinginnya menyejukkan hatiku. ingkungan di sana masih jauh dari polusi kota yang sangat kotor. ku jadi sangat betah seminggu tinggal di sana. Pamanku mengajakku berjalan-jalan di kebun teh yang dia kelola. ow...seperti permadani hijau yang menghampar luas. ku berlari ke sana ke sini kegirangan menatap keindahan kebun teh. ampak olehku wanita-wanita memakai tundung yang sangat besar di antara tanaman teh.
h... ternyata wanita-wanita itu adalah pemetik teh. Paman juga mengajakku ke kebun sayur. ntuk kesekian kalinya aku terpesona dengan keindahan alam Pasa-wahan. Di kebun sayur itu terdapat berbagai macam sayuran. Saat pulang ke jakarta, ayah dan ibu membawa berbagai sayuran. iburan di rumah paman ternyata sangat menyenangkan. iburan di Pasawahan tak akan pernah kulupakan.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Puisi juga dapat ditulis berdasarkan hasil perenungan. Langkah langkah menulis puisi dari hasil perenungan adalah:
1. Duduklah di bawah pohon atau di tempat lain yang menyenangkan bagi Anda!
2. Pejamkan mata Anda dan pikirkanlah tentang hal yang menyenangkan, misalnya berlibur ke daerah pegunungan!
3. Hiruplah sejuknya udara dingin pegunungan!
4. Dengarkan suara burung yang berkicauan di dahan pohon!
5. Rasakan bahwa Anda sedang berada di tempat itu dan rasakan kenyamanannya!
6. Renungkanlah apa yang Anda rasakan! Renungkanlah bahwa semua keindahan itu merupakan karunia Tuhan!
7. Resapkanlah dalam hatimu yang telah Anda rasakan dan buka mata Anda perlahan!
8. Ungkapkanlah apa yang telah Anda rasakan, Anda lihat, Anda sanjung dalam renungan Anda dalam bentuk puisi!

Hal Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Menulis Puisi :

IRAMA
Irama atau ritme berhubungan dengan pengulangan bunyi, kata, frasa, dan kalimat. Dalam puisi, irama berupa pengulangan yang teratur suatu baris puisi menimbulkan gelombang yang menciptakan keindahan. Irama dapat juga berarti pergantian keras-lembut, tinggirendah, atau panjang-pendek kata secara berulang-ulang dengan tujuan menciptakan gelombang yang memperindah puisi. Perhatikan puisi DOA karya Chairil Anwar! Dalam puisi tersebut terdapat pengulangan kata Tuhanku.

RIMA
Rima (persamaan bunyi) adalah pengulangan bunyi berselang, baik dalam larik maupun pada akhir puisi yang berdekatan. Bunyi yang berima itu dapat ditampilkan oleh tekanan, nada tinggi, atau perpanjangan suara. Perhatikan kutipan puisi DOA berikut ini!

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namaMu
Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh




Demikian artikel ini saya susun, semoga Cara & Tips Menulis Puisi Dengan Baik & Benar ini dapat berguna bagi saudara saudara semua ^_^

Jumat, 02 Maret 2012

Momen Lebaran : Waspadai Zat Aditif Berlebihan pada Makanan!

(Zat Aditif dalam Makanan)
Lebaran sebentar lagi tiba, gegap gempita menyambut hari raya umat Islam ini selalu dirasakan beberapa hari sebelumnya. Mulai dari ritual  mudik ke kampung halaman, ajang berburu baju baru sampai pada kesibukan ibu-ibu menyiapkan hidangan untuk menyambut tamu yang bersilaturahmi ke rumah. Tidak afdhol rasanya menyambut lebaran (sebagai hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa) jika tidak ada makanan di rumah.
Momen seperti ini merupakan masa panen bagi para penjual jajanan (baca : makanan ringan). Omzet mereka akan terus meningkat seiring dengan naiknya permintaan masyarakat akan makanan ringan. Sehingga ada beberapa oknum pedagang yang menjual makanan tak berkualitas yang dapat merugikan kesehatan konsumennya. Misalnya dengan menjual makanan ringan yang sudah kadaluarsa, menggunakan zat aditif yang sebenarnya peruntukannya bukan untuk makanan seperti pewarna tekstil atau pengawet mayat (formalin). Dan itu pasti sangat berbahaya bagi tubuh kita baik secara langsung maupun tidak langsung.
 Sebenarnya zat aditif itu apa sih? Kenapa kita perlu waspada?  Apakah semua zat aditif itu berbahaya bagi tubuh kita? Bagaimana kita mengenali bahwa makanan itu menggunakan zat aditif berbahaya? Okey, kita bahas ya.. biar jelas dan kita terhindar dari efek samping zat aditif.
Zat aditif makanan adalah zat/bahan yang ditambahkan dalam makanan  pada proses pembuatan/pengolahannya dengan tujuan untuk memperbaiki tampilan, meningkatkan cita rasa, memperkaya kandungan gizi, serta menjaga agar makanan awet/tidak mudah busuk.
Sebernarnya ada dua macam zat aditif makanan, yaitu zat aditif alami yang berasal dari bahan alami dan zat aditif sintetik yang berasal dari bahan kimia yang serupa dengan bahan alami yang sejenis, baik susunan kimia maupun sifat/fungsinya.
Beberapa zat aditif makanan adalah :
1. Zat Pewarna
 Zat pewarna makanan ditambahkan dengan tujuan agar makanan kelihatan lebih segar dan menarik sehingga menimbulkan selera orang untuk memakannya. Zat pewarna alami dapat didapatkan dari ekstrak bagian tumbuhan tertentu seperti kunyit untuk warna kuning, daun pandan atau daun suji untuk warna hijau, buah cokelat untuk warna cokelat, daun jati untuk warna merah dan wortel untuk warna kuning merah. Sedangkan pewarna sintetis diantaranya :
No
Warna
Nama Zat Pewarna
Nomor Indeks Nama
1. Merah Carmoisine Amaranth
Erytrhrosin
14720
16185
45430
2. Orange Sunset Yellow FCF
15985
3. Kuning Tartrazine Quineline Yellow
19140
47005
4. Hijau Fast Green FCF
42053
5. Biru Briliant Blue FCF Indigocarmine (indigotine)
42090
73015
6. Ungu Violet GB
42640
2. Zat Pemanis
Zat Pemanis berfungsi untuk menambah rasa manis pada makanan dan minuman. Zat pemanis alami dapat diperoleh dari tumbuhan seperti kelapa, tebu dan aren. Selain itu pemanis alami juga berfungsi sebagai zat energi, sehingga kita mengkonsumsinya secara berlebihan maka akan mengakibatkan kegemukan.
Zat pemanis sintetik diantaranya sakarin, natrium siklamat, magnesium siklamat, kalsium siklamat, aspartam dan dulsin.  Pemanis sintetik tidak dapat dicerna oleh tubuh, sehingga tidak berfungsi sebagai sumber energi, itulah sebabnya orang yang menderita penyakit kencing manis (diabetes melitus) menggunakan pemanis sintetik sebagai pengganti pemanis alami. Pemanis alami mempunyai tingkat rasa manis lebih tinggi daripada pemanis alami dan akan memberikan rasa pahit pada makanan jika dipergunakan secara berlebihan.
3. Zat Pengawet
Zat pengawet pada makanan dimaksudkan agar makanan menjadi tahan lama dan tetap segar, bau dan rasanya tidak berubah atau melindungi makanan dari proses pembusukan oleh bakteri. Zat pengawet alami yang biasa dipergunakan adalah gula (pemanisan makanan) dan garam (pengasinan ikan). Sedangkan zat pengawet sintetik  yang aman digunakan untuk pengawetan makanan diantaranya  asam acetat (cuka) untuk membuat acar, Natrium propionat, Kalsium propionat untuk mengawetkan roti dan kue kering, Garam Natrium benzoat, asam sitrat, asam tartrat dan asam fosfat.
4. Zat Penyedap Rasa
Zat penyedap rasa digunakan untuk menambah cita rasa makanan. Penyedap rasa alami terdapat pada rempah-rempah seperti cengkeh, pala, merica, ketumbar, cabai, lengkuas, kunyit dan bawang, serta dari tumbuhan yang lain seperti daun seledri, daun salam, dan daun pandan. Sedangkan penyedap rasa sintetik yang aman digunakan diantaranya MSG (Monosodium Glutamate) yang dipasaran dikenal dengan istilah moto, micin atau vetsin, serta perasa sintetik lain yang digunakan untuk aroma rasa buah tertentu seperti oktil asetat untuk rasa/aroma buah jeruk, etil butirat untuk rasa/aroma buah nanas serta amil valerat untuk rasa/aroma buah apel.
Apakah zat aditif makanan berbahaya bagi kesehatan?
Pada dasarnya semua zat aditif makanan tersebut di atas aman untuk dikonsumsi apabila penggunaannya sesuai takaran yang dianjurkan. Zat aditif makanan sintetik jika digunakan secara berlebihan tentunya akan memberikan efek kurang baik bagi kesehatan, misalnya penggunaan pemanis dari siklamat yang berlebihan akan dapat menimbulkan penyakit kanker karena dalam proses metabolisme tubuh dapat menghasilkan senyawa karsinogenik. Atau sakarin yang berlebihan dapat merangsang terjadinya tumor pada kandung kemih.
Yang perlu diwaspadai disini adalah zat aditif makanan yang sebenarnya peruntukannya bukan untuk makanan, seperti pewarna tekstil, formalin (pengawet  mayat atau binatang yang sudah mati), serta boraks. Boraks hanya boleh dipergunakan untuk industri non pangan seperti dalam pembuatan gelas, kertas, pengawet kayu dan keramik.
Bagaimana memilih  makanan yang aman dikonsumsi?
Ada beberpa tips agar kita terhindar mengkonsumsi makanan kemasan yang mengandung zat aditif yang tidak aman bagi kesehatan, diantaranya :
  • Perhatikan kemasan makanan sebelum membeli, pastikan kemasan dalam keadaan baik (tidak sobek/berlubang, tidak penyok, tidak menggembung untuk kemasan kaleng)
  • Pastikan tanggal kadaluarsa tertera pada kemasan untuk menghindari makanan yang sudah basi.
  • Perhatikan label komposisi makanan yang terdapat pada kemasan, terkadang ada makanan yang  komposisi bahannya tidak cocok diberikan pada anak usia tertentu atau orang dengan kondisi kesehatan tertentu.
  • Perhatikan warna makanan, hindari mengkonsumsi makanan dengan warna yang mencolok karena kemungkinan menggunakan pewarna non makanan.
  • Perhatikan tekstur dan kondisi luar makanan, untuk menghindari mengkonsumsi makanan yang sudah rusak karena pengaruh bakteri atau jamur.
  • Simpan bahan makanan ditempat yang sesuai seperti yang dianjurkan dalam kemasan.
Demikian, semoga dapat menambah wawasan kita tentang makanan. Konsumsilah makanan yang baik bagi kesehatan.

said-abdul.blogspot.com